11 Jenis Kulit Binatang yang Bisa Disamak dan Diolah Menjadi Bahan Kulit Kerajinan

Jenis Kulit Binatang – Bahan kulit memang terkenal sebagai salah satu jenis bahan fashion yang fleksibel. Bahan kulit dibuat dengan tahapan atau proses penyamakan kulit binatang.

Kulit binatang yang sudah diolah, bisa dibuat menjadi bahan kulit dari berbagai macam kerajinan, seperti tas, dompet, sabuk, gelang, gantungan kunci dan lain-lain.

Ada banyak jenis kulit binatang yang bisa disamak dan diolah menjadi berbagai jenis barang kerajinan tersebut, seperti kulit sapi, kulit domba, kulit kambing dan lainnya. Untuk lebih lengkapnya simak penjelasan dibawah ini.

Jenis-jenis Kulit Binatang yang Bisa Disamak dan Diolah Menjadi Bahan Kulit Kerajinan

1. Kulit Sapi

Kulit sapi adalah jenis bahan kulit yang mempunyai karakteristik lumayan tebal, kuat dan tahan lama. Bagian permukaan kulit sapi terlihat seperti kerikil-kerikil kecil yang menarik, sehingga sangat cocok bila jenis kulit ini dipakai untuk membuat kerajinan seperti tas, sepatu, dompet, sabuk, gantungan kunci, jaket dan beberapa jenis kerajinan lainnya.

2. Kulit Domba

Kulit domba adalah jenis bahan kulit yang karakteristiknya sangat lembut, ringan, halus dan dapat menyerap air dengan sangat baik.

Namun tekstur bahan kulit domba tidak cukup kuat, biasanya jenis kulit domba ini akan digunakan bersamaan dengan wolnya untuk membuat berbagai jenis bahan kerajinan, seperti karpet dan rompi.

3. Kulit Kambing

Berbeda dengan kulit domba, kulit kambing mempunyai karakteristik yang lebih kuat dan tahan lama. Bahan kulit kambing juga cenderung ebih halus dan ringan apabila dibandingkan dengan bahan kulit sapi.

Kulit kambing yang sudah disamak biasa diolah menjadi berbagai jenis kerajinan yang menarik seperti tas, sarung tangan, karpet dan lain-lain.

4. Kulit Ular

Kulit ular mempunyai tekstur yang halus, lembut dan tipis, sehingga tidak begitu kuat. Namun, kulit ular menjadi salah satu bahan kerajinan yang digemari banyak orang karena memiliki tampilan yang sangat indah, menarik dan kesan yang mewah.

5. Kulit Buaya

Kulit buaya memiliki karakteristik yang sangat tebal, kuat dan tahan lama, namun jenis kulit ini sangat sulit diolah dan diproses.

Oleh karena itu, bahan kulit buaya jauh lebih mahal dibandingkan jenis bahan kulit lainnya, baik dalam bentuk mentah ataupun sudah menjadi kerajinan, seperti tas, sepatu dan dompet.

6. Kuit Banteng

Jenis kulit ini memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan kulit sapi, namun sedikit lebih tebal, kuat dan mempunyai pola yang lebih jelas. Bahan ulit ini sangat cocok untuk membuat berbagai jenis kerajinan kulit seperti tas, dompet, dan sepatu.

7. Kulit Ikan

Kulit ikan bisa digunakan sebagai bahan kulit setelah melewati proses penyamakan. Ada berbagai jenis ikan yang kulitnya bisa disamak dan hasilnya bisa diolah menjadi kerajinan, diantaranya adalah kulit ikan pari, kulit ikan kakap dan kulit ikan hiu.

Setiap jenis ikan memiliki karakteristik yang berbeda, contohnya ikan pari memiliki tekstur yang kasar, kuat dan pola nya sangat menarik.

Selain 7 jenis kulit yang sudah dijelaskan diatas, sebenarnya masih ada berbagai jenis kulit binatang yang bisa disamak dan diolah menjadi bahan kulit, diantaranya kulit kangguru, kulit burung unta, kulit babi, dan kulit rusa.

Pada aumumnya, masing-masing jenis kulit binatang tersebut memiliki perbedaan dari segi tekstur dan kekuatannya. Itulah sedikit penjelasan mengenai kulit binatang yang bisa disamak dan diolah menjadi berbagai jenis kerajinan tangan. Jika artikel ini dirasa bermanfaat, silahkan di share sebanyak-banyaknya. Terimakasih.

Leave a Comment

%d bloggers like this: