Berbagai Jenis Kulit Sapi Beserta Penjelasannya

Jenis Kulit – Olahan dari produk kulit yang biasa kita temui biasanya berasal dari kulit sapi. Kulit hewan telah digunakan untuk berbagai keperluan manusia sejak berabad abad sebelumnya. Kulit sapi selama ini juga telah digunakan untuk berbagai kegunaan seperti tas, sepatu, jaket, dompet, serta berbagai barang kerajinan lain.

Kualitas dari kulit sapi sangat menentukan harganya, kualitas kulit dapat dinilai dari ketebalan, asal kulit, dan cara pengolahannya.

Dimana kulit tersebut diambil dari bagian tubuh mana juga menentukan kualitas suatu kulit. Bagian kulit tubuh hewan juga akan menghasilkan karakteristik yang berbeda satu sama lain meski berasal dari satu jenis binatang yang sama. Berdasarkan dimana kulit tersebut diambil dari tubuh hewan, kulit digolongkan menjadi empat kategori yaitu:

1. Kulit Bagian Punggung

Kulit bagian punggung adalah bagian penyusun dari kulit sapi paling besar yaitu sekitar 40% dari keseluruhan luas kulit. Kulit yang diambil dari bagian punggung umumnya memiliki struktur jaringan yang paling kompak.

2. Kulit Bagian Leher

Kulit pada bagian leher memiliki tekstur yang unik, tekstur pada bagian leher memiliki ketebalan yang lebih dari pada bagian lain dan memiliki struktur kerutan yang khas dan menimbulkan keunikan tersendiri

3. Kulit Bagian Bahu

Kulit ini diambil dari baguan sekitar atas kaki hewan atau bahu dari hewan. Kulit pada bagian ini memiliki ketebalan tipis tetapi memiliki kualitas yang bagus. Namun terdapat kelemahannya, yaitu terkadang terdapat kerutan kerutan yang mengganggu kualitas kulit.

4. Kulit Bagian Perut Dan Paha

Kulit ini diambil dari bagian perut dan paha seekor hewan. Kulit ini memiliki tekstur yang cukup elastis dan memiliki ketebalan yang lebih tipis serta jaringan yang kurang kompak.

Dalam produksi produk kulit sapi biasanya menggunakan berbagai macam jenis. Sebagai pembeli, Anda juga harus mengetahui berbagai jenis kulit agar Anda mengetahui kekurangan serta kelebihan jenis kulit tersebut. Jenis kulit sapi juga sangat menentukan kecocokannya untuk diolah menjadi produk kulit apa.

Karena jenis kulit memiliki tekstur dan ciri khas yang berbeda beda. kulit juga dibedakan berdasarkan cara pengolahannya. Cara pengolahan kuli sangat menentukan kualitas dan tekstur kulit tersebut. Berikut ini beberapa jenis kulit yang biasa ditemui di pasaran beserta sifat dan karakteristiknya.

1. Jenis Kulit Sapi Nabati

Kulit sapi nabati memiliki sifat yang tebal serta kaku. Jenis ini paling banyak digunakan dan dijual kemasyarakat karena berbagai alasan.

Salah satunya adalah harganya yang murah dan kualitasnya yang cukup baik sehingga paling banyak digunakan untuk dijadikan tas kulit, dompet kulit, sepatu kulit serta jaket kulit. Jika Anda memiliki dana yang terbatas namun tetap ingin tampil elegan, Anda dapat memilih kulit nabati menjadi bahan dasarnya.

2. Kulit Sapi Krom

Kulit sapi krom memiliki sifat yang tebal, lembut, serta lentur. Jenis kulit sapi krom memiliki karekter permukaan yang lebih halus daripada kulit sapi nabati.

Karakteristik inilah yang membuat harganya juga lebih mahal jika dibanding kulit sapi nabati. Tetapi karena sifatnya yang tebal, lembut, seta lentur sehingga sering juga digunakan untuk menjadi bahan baku tas, dompet dan sepatu kulit yang branded atau limited edition

3. Kulit Sapi Suede

kulit sapi suede memiliki sifat yang tipis dan lembut. Jenis kulit ini memiliki karakteristik yang khas berupa adanya bulu bulu yang lembut pada bagian permukaannya.

Jenis kulit sapi suede biasa digunakan pada produk kulit seperti tas, sepatu, dan dompet. Produk dari jenis kulit suede tergolong barang yang cukup mewah karena harga dari kulit sapi suede termasuk yang paling mahal.

4. Kulit Sapi Pullup

Kulit sapi pullup memiliki sifat yang tebal, lembut, seta lentur. Karena sifatnya itu, produk yang terbuat dari jenis kulit pullup termasuk produk dengan kualitas premium.

Harganya juga cukup mahal, mencapai dua sampai tiga kali lipat jenis kulit nabati atau krom. Untuk membeli produk dengan jenis kulit pullup uang yang harus dibayarkan minimal Rp.800.000 tergantung pada ukuran dan model produk.

Leave a Comment

%d bloggers like this: