Teknologi Penyamakan Kulit dari Mentah sampai Siap Diolah

Proses perubahan dari bahan kulit mentah menjadi bahan kulit siap pakai dengan berbagai karakteristik yang khas biasa disebut dengan proses penyamakan kulit atau disebut tanning dalam bahasa Inggris. Dari proses inilah bahan kulit yang diambil langsung dari hewan bisa dijadikan berbagai produk olahan kulit seperti alas kaki, tas, jaket, serta berbagai kerajinan lain.

Dalam sejarahnya dahulu produk kulit menggunakan suatu zat alami yang berasal dari pohon oak sebagai sumber alaminya yang disebut tanning untuk melakukan proses penyamakan kulit menjadi bahan kulit siap pakai. Oleh karena itu proses penyamakan biasa disebut tanning yang diambil dari bahasa Latin tannere yang berarti kulit kayu oak atau cemara.

Proses penyamakan sebenarnya merupakan teknologi purba karena proses penyamakan kulit sederhana telah dilakukan sejak 7000 – 3300 SM. Walaupun saat itu hasil produk yang dihasilkan masih bertekstur keras, kering, kotor, serta kaku.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi penyamakan kulit menjadi semakin modern. Salah satunya yaitu penggunaan zat tawas yang merupakan suatu mineral dari gunung berapi yang banyak terdapat di berbagai daerah.

Metode penyamakan terus menerus menyebar luas ke berbagai penjuru dunia dan mengalami perkembangan yang cukup pesat pada abad ke-12M meski tidak ada perubahan yang cukup signifikan dari teknik penyamakan kulit.

Dahulu proses penyamakan kulit dapat memakan waktu cukup lama yaitu sekitar delapan hingga dua belas bulan. Namun setelah ditemukannya garam crom, proses penyamakan kulit menjadi lebih singkat hingga hanya membutuhkan waktu beberapa hari saja.

Kulit hewan yang belum diolah atau biasa disebut bahan kulit mentah memiliki sifat yang labil karena sangat mudah rusak yang disebabkan proses kimia, fisika, atau biologi. Oleh karena itu diperlukan proses penyamakan untuk dapat menjadikan bahan kulit yang semula labil menjadi stabil. Selama ini terdapat empat macam penyamakan yang biasa kita kenal, yaitu:

1. Penyamakan Mineral

Bahan utama yang digunakan pada penyamakan ini adalah berasal dari golongan alumunium seperti tawas putih, golongan chrome seperti Cr2O3 dan zirkonium. Penyamakan ini biasanya digunakan pada kulit yang akan digunakan untuk membuat jaket, tas kantor atau sepatu.

2. Penyamakan Nabati

Pada penyamakan ini bahan bahan organik yang berasal dari alam seperti dari poho mahoni, pisang, teh, akasia, dan bakau sering digunakan. Bagian pohon yang diambil bisa dari akar, batang atau daunnya. Dari bagian pohon itulah diambil suatu zat yang bernama tannin yang berguna untuk proses penyamakan kulit.

Tumbuhan yang mengandung tannin biasanya memiliki ciri khas seperti apabila digores dengan pisau besi akan menghasilkan warna ungu gelap serta rasanya yang sepat. Karena semua bahan yang digunakan berasal dari tumbuh tumbuhan yang alami, maka penyamakan ini disebut penyamakan nabati.

Produk kulit yang dihasilkan dari cara ini juga dinamakan kulit nabati. Jenis kulit nabati sering digunakan untuk membuat sepatu kulit karena sifat kulitnya yang cukup tebal sehingga sering digunakan pada sepatu kerja bahkan sepatu militer dan polisi.

3. Penyamakan Sintetis

Proses ini memiliki tujuan untuk menunjukkan tekstur asli dari kulit tersebut. Bahan bahan mentah yang berasal dari kulit ular, ikan pari ataupun ikan hiu memiliki tekstur yang khas dan sangat indah ketika ditampilkan tekstur aslinya.

Setiap tekstur atau relief yang dihasilkan dari penyamakan ini menjadikannya memiliki suatu nilai seni yang tinggi, bahakan membuat harganya semakin mahal karena setiap tekstur dan relief hewan berbeda beda walaupun jenis hewannya sama sehingga produk kulit yang dihasilkan akan berbeda beda dan tidak ada yang menyamainya.

Proses penyamakan ini biasanya menggunakan fenol yang telah disulfonasi atau diperbesar molekulnya.

4. Penyamakan Minyak

Penyamakan ini memanfaatkan minyak ikan dari ikan hiu. Produk kulit yang dihasilkan yaitu produk bulu atau zemleer. Minyak ikan sendiri memiliki struktur kimia dengan ikatan atom karbonnya berjumlah 80 – 120.

Leave a Comment

%d bloggers like this: