Tips Merawat Kulit Sintetis

Jika kamu ingin tampil elegan dan mewah tetapi memiliki dana yang terbatas, kulit sintetis adalah pilihan yang tepat. Produk kulit memang memiliki ciri khas tersendiri dan menimbulkan kesan yang berbeda bagi pemakainya

Proses pembuatannya pun memakan waktu yang cukup lama, sehingga tak heran jika harganya menjadi cukup mahal. Kulit sintetis hadir untuk menjadi alternatif pilihan jika ingin tampil degan produk kulit tetapi dengan harga yang lebih terjangkau

Namun selama ini kulit sintetis mendapat citra yang sedikit buruk di masyarakat karena cepat rusak, terkelupas, atau pecah pecah. Tentu kamu sudah sering berbagai kasus tentang kerusakan barang barang seperti tas, ikat pinggang, dompet dan aksesori lainnya yang terbuat dari bahan kulit sintetis.

Pada dasarnya kulit sintetis memang tidak sekuat dan seawet kulit asli, tetapi dengan perawatan dan perhatian yang ekstra, produk dari kulit sintetis dapat lebih awet atau paling tidak menambah umurnya.

Penyebab Kerusakan Kulit Sintetis

Kerusakan pada kulit sintetis biasanya disebabkan oleh dua hal, yaitu:

1. Sinar Matahari

Produk kulit sintetis yang sering terpapar cahaya matahari langsung biasanya akan mudah pecah dan terkelupas. Sebabnya adalah sinar ultra violet yang menyebabkan molekul-molekul penyusun kulit sintetis berubah karena dasar penyusun kulit sintetis adalah komponen plastik dan sintetis.

2. Perubahan Cuaca dan Suhu

Perubahan cuaca sangat mudah merusak kulit sintetis, misalnya dari cuaca panas ke hujan. Perubahan cuaca juga mengakibatkan perubahan suhu. Berbagai perubahan ini akan menyebabkan kerusakan permanen pada produk kulit sintetis terutama jika produk kulit sintetismu tidak memiliki lapisan lain seperti bahan katun atau lainnya.

Cara Merawat Kulit Sintetis

Berbagai masalah yang ada sering kali membuat kita bingung bagaimana cara merawat produk kulit sintetis dengan tepat. Berikut ini adalah caranya agar kulit sintetis tidak mudah rusak dan lebih tahan lama serta awet.

1. Manfaatkan Minyak Khusus Perawatan Kulit

Minyak khusus perawatan kulit asli dapat menjaga dan mencegah kerusakan pada berbagai produk dari kulit sintetis. Minyak khusus perawatan kulit asli saat ini telah banyak dijual di pasaran. Produk ini memang ditujukan untuk produk kulit asli, tetapi dapat juga digunakan pada produk kulit sintetis.

Minyak ini bermanfaat karena akan melapisi produk kulit sintetis sehingga dapat mencegah kerusakan akibat paparan sinar matahari langsung. Selain itu minyak ini juga bisa menambah kelenturan dan kelembutan kulit sintetis dengan baik

Kamu juga bisa memanfaatkan baby oil untuk mengganti minyak khusus perawatan kulit. Baby oil memiliki kemampuan untuk menjaga kelembutan dan kelembaban kulit bayi, sehingga akan cocok juga jika digunakan pada produk dari kulit sintetis

2. Gunakan Produk Leather Conditioner

Leather conditioner memiliki fungsi untuk menambah kelembutan dan memberikan kilauan yang indah untuk berbagai produk kulit sintetis seperti sepatu, tas, jaket, dompet, dan lain lain.

Leather conditioner biasanya dijual dalam bentuk krim atau spray. Cara menggunakannya pun cukup mudah, kamu hanya perlu mengoleskan atau menyemprotkan cairan leather conditioner pada seluruh permukaan kulit sintetis secara merata, setelah itu produk kulit sintetismu akan lebih tahan terhadap tetesan air atau kelembaban udara.

Cara Membersihkan Produk Kulit Sintetis

Selain cara merawat produk dari bahan sintetis, cara membersihkan produk sintetis juga sangat penting untuk diperhatikan. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan produk kulit sintetis atau imitasi.

1. Gunakan Kain Pembersih yang Lembut dan Kering

Ketika hendak membersihkan kulit sintetis dari debu atau kotoran, gunakan saja kain pembersih yang kering dan lembut. Kemudian bersihkan secara hati hati dan perlahan. Penggunaan zat zat kimia seperti amonia, pemutih, atau deterjen sangat tidak disarankan karena akan merusak kulit sintetis.

2. Pakai Kain Lembut yang Sudah Dibasahi

Jika terkena noda yang membandel, kamu cukup menggunakan kain lembut yang telah dibasahi dan diberi sedikit sabun bayi, kemudian usapkan pada daerah yang terkena noda secara perlahan lahan.

Setelah noda hilang, jangan lupa bersihkan pula sisa sisa sabun yang ada dengan tisu atau kain kering kemudian angin anginkan produk kulit sintetismu agar mengering secara perlahan. Ingat jangan jemur kulit sintetis dibawah matahari langsung.

3. Untuk Kulit Berbahan PVC dan Dof

Kulit sintetis yang berbahan dasar PVC dengan tampilan yang mengkilap biasanya lebih mudah untuk dibersihkan, hanya perlu diusap dengan kain kering saja noda akan hilang. Namun apabila kulit sintetis dengan permukaan dof, biasanya pembersihan akan sulit dilakukan, sebaiknya serahkan saja pada jasa pembersih sepatu yang saat ini banyak tersedia.

4. Hindarkan dari Noda Tinta

Adalah hal yang sangat buruk jika sampai produk kulit sintetismu terkena noda tinta. Ini dikarenakan kulit sintetis akan sangat mudah menyerap tinta tersebut, sehingga berbagai usaha pembersihan yang dapat dilakukan tidak akan menghilangkan noda tinta seluruhnya. Noda dari tinta biasanya tetap akan meninggalkan bekas setelah dibersihkan.

5. Gunakan Lap yang Menyerap Air

Untuk membersihkan permukaan kulit sintetis usahakan gunakan kain yang berbahan vinyl dan polyurethane yang banyak dijual di super market. Gunakan lap yang menyerap air dengan baik seperti tisu, kain katun, atau mikro fiber untuk menyeka cairan pembersih yang digunakan.

6. Simpan dalam Keadaan Kering

Sebelum disimpan, produk kulit sintetis harus benar benar dipastikan dalam keadaan kering, karena jika tidak kulit sintetis akan menjadi lembab dan cepat rusak.

7. Jangan Pakai Setiap Hari

Jangan gunakan produk kulit sintetismu setiap hari, biasakan mengistirahatkannya satu hingga tiga hari.

8. Gunakan Pelapis Kulit Sintetis

Bila diperlukan, lapisi permukaan kulit sintetis dengan produk produk pelindung yang terbuat dari silicon wax dan tambahkan juga silica gel ketika hendak menyimpan.

9. Pisahkan antara yang Asli dengan Sintetis

Pisahkan produk kulit asli dengan produk kulit imitasi atau sintetis, karena kulit sintetis dapat berubah warna karena terkena pewarna dari kulit asli.

Leave a Comment

%d bloggers like this: